9 TRIK JITU UNTUK MENANGANI ORANG YANG SERING MENGGANGGU ANDA

Pernah menghadapi orang-orang yang suka mengganggu anda? Saya yakin kita semua pernah menghadapi orang-orang tipikal seperti ini sebelumnya. Tampaknya fine-fine saja ketika kita harus menghadapi mereka hanya sekali atau dua kali, namun ada kalanya orang-orang ini muncul didalam aspek kehidupan kita dimana kita harus berurusan dengan mereka secara terus-menerus.

Orang-orang seperti ini bisa saja menjelma menjadi rekan bisnis, rekan kerja, teman atau bahkan anggota keluarga serta kerabat dekat. Didalam kasus tersebut, kita harus belajar bagaimana caranya untuk menangani mereka. Berikut adalah 9 trik jitu untuk menangani orang-orang yang sering mengganggu anda, diantaranya adalah :

1. Anda hanya bisa mengubah diri anda sendiri.

Ketika berhadapan dengan orang-orang bertipikal ini, anda harus selalu ingat bahwa ini bukanlah tentang bagaimana caranya anda mengubah orang lain, tetapi tentang bagaimana caranya mengubah diri anda sendiri. Anda dapat mencoba untuk mengubah orang lain, tetapi anda mungkin tidak akan pernah berhasil ‘tuk melakukannya.

Cara terbaik untuk mengatasi situasi ini adalah mengubah sudut pandang anda dan bagaimana anda bereaksi terhadap hal tersebut. Dengan melakoni hal ini, segala sesuatu kemudian akan berubah juga.

2. Menggambar batasan anda.

Anda harus memiliki kepribadian yang tegas tentang hal yang akan anda tolerir dan hal yang tidak anda tolerir, kemudian menaatinya. Anda memiliki ruang pribadi sendiri dan hal tersebut merupakan hak istimewa anda untuk melindungi ruang pribadimu. Dengan menggambar batasan anda, walaupun hanya perihal mental, anda telah memiliki kepribadian yang lebih tegas tentang jenis perilaku yang diharapkan dari orang lain.

Jika anda tidak melakukannya, mudah bagi anda untuk ditepis oleh orang lain, terutama karena orang tersebut cenderung tidak sadar akan batasan pribadinya sendiri. Kemudian anda akan berakhir menyusut di sudut ruangan dan merasa tersiksa, pastinya anda tidak ingin hal ini terjadi bukan?

3. Jadilah diri sendiri tentang dimana anda berpijak.

Jika orang tersebut memiliki sejarah yang telah meluas ke ruang pribadi anda, maka biarkan dia untuk mengetahui dimana anda berpijak disaat anda melakukan komunikasi. Orang-orang tidak keberatan untuk menjadi seorang pembaca dan terkadang mereka mungkin tak menyadari jikalau mereka telah melanggar ruang anda.

Berikan orang-orang ini sebuah indikator maka hal ini akan membantu anda. Jika dia cenderung mengambil banyak waktu anda, maka biarkan dia mengetahui bahwa anda memiliki menit yang tak terbatas untuk melakukan percakapan. Dengan cara ini, anda telah bersikap adil dengan memperkenalkan sosok anda didepannya. Jika anda lebih memilih untuk berkomunikasi melalui email, sms, chat, atau saluran lainnya maka biarkan dia mengetahuinya juga.

4. Bersikap tegas bila diperlukan.

Jika orang tersebut tidak menaati batasannya dan kemudian mulai mengganggu anda, berikan sebuah pengingat lebih pada awalnya. Jika dia masih tidak msendapatkan petunjuk, buatlah sebuah panggilan dan berikan batasan disana. Saya dulu sering mengalah ketika berada didalam komunikasi. Saya menjumpai seseorang namun butuh waktu yang lama untuk menerapkan batasan. Pada akhirnya saya sendiri digerogoti ruang pribadiku, dan saya tidak yakin jika semua waktu serta energiku yang telah tercurah sudah melakukan banyak hal.

Namun sejak menaati batasan, saya lebih banyak terpenuhi. Saya menyadari jika saya tidak memenuhi kebutuhan pribadi maka saya tidak dapat membantu siapapun.

5. Mengabaikan mereka.

Mengabaikan adalah cara terefektif apabila digunakan di saat-saat yang tepat. Bila anda menjawab maka anda harus memberikan mereka sebuah alasan untuk melanjutkan perilaku mereka. Jika anda mengabaikan, mereka tidak punya pilihan selain mencari orang lain. Tidak hanya itu saja, mengabaikan juga mengisyaratkan kepada mereka perihal perilaku pribadinya dan membantu mereka untuk melakukan refleksi diri.

6. Jangan mudah tersinggung.

Didalam beberapa kasus tertentu, orang-orang bertipikal ini berperilaku dengan cara yang sama di sekitar orang lain juga. Saya mempunyai seorang teman yang sangat negatif. Dia selalu punya alasan untuk mengkritikku setiap kali kita kumpul bersama.

Pada awalnya saya berpikir jika dia mempunyai satu masalah serius denganku, tetapi setelah saya mengamati dia dan berinteraksi dengan teman-temannya, saya menyadari jikalau dia juga memperlakukan hal tersebut kepada orang lain. Menyadari bukanlah sesuatu yang pribadi membantu saya berurusan dengan dirinya secara objektif.

7. Mengamati bagaimana cara orang lain menangani dirinya.

Mengamati orang lain menangani orang yang menjengkelkan bisa menjadi sudut pandang yang akan membuka matamu. Bahkan jika orang lain tersebut menanganinya secara individu, kita hanya perlu mengamati dari sudut pandang pihak ketiga dan dapat memberikan kita wawasan tentang bagaimana cara menanganinya. Di lain waktu, anda bersama orang ini akan meminta seseorang untuk masuk ke dalam percakapan juga.

Anda hanya perlu mengambil kursi belakang dengan mengangkat topik yang relevan diantara mereka berdua kemudian bermain peran diam didalam situasi tersebut. Disini, anda cukup mengamati bagaimana cara orang lain menangani dirinya.

Cobalah untuk melakukan latihan ini dengan orang yang berbeda mulai dari jejaring cerdas, seseorang yang anda nilai cukup sulit untuk ditangani, seseorang yang bertipikal seperti anda, dan lain-lain. Pada akhirnya, anda akan mendapatkan hasil yang menarik.

8. Menunjukkan sisi baikmu.

Sering kali, mereka bertindak seperti yang mereka lakukan sebab dirinya sedang mencari empati dari orang-orang sekitarnya. Anda cukup mendengar apa yang mereka katakan dan berempati terhadap mereka. Berikan mereka beberapa tindakan seperti sifat yang bersahabat. Jangan memaksakan kehendak mereka, tetapi disini anda cukup berempati saja. Atau mungkin anda juga perlu melakukan sedikit trik lain.

Namun sesekali ketika saya bicara panjang lebar dengan klienku tentang masalah yang sedang dihadapinya. Dalam seminggu kemudian, saya mengiriminya pesan singkat yang mengatakan bahwa saya telah menemukan pemecahannya dan selama dia percaya kepada dirinya sendiri, tidak ada masalah yang tidak dapat diatasi. Berminggu-minggu setelah masalah ini berlalu, dia mengatakan kepada saya perihal pesan yang saya kirimkan benar-benar mendorong semangatnya.

9. Membantu mereka.

Pada poin yang terakhir ini anda akan benar-benar mendengar teriakan minta tolong. Periksalah dengan cermat ketika mereka membutuhkan bantuan atau jika ada sesuatu yang dapat anda lakukan untuk membantu mereka. Terkadang, mungkin karena mereka membutuhkan bantuan tetapi mereka tidak tahu bagaimana caranya untuk mengartikulasikan makna tersebut.

Bantulah mereka untuk mengungkap masalahnya, kemudian bekerjasamalah dengan mereka untuk menganalisis masalah dan menemukan solusinya. Sangat penting untuk tetap membiarkan mereka mengambil alih didalam situasi tersebut karena hasil akhirnya adalah anda ingin mereka belajar untuk mengendalikan situasi dan tidak tumbuh sebagai orang yang bergantung kepada anda dengna mengharapkan bantuan.

Sekian artikel dari saya kali ini tentang 9 trik jitu untuk menangani orang yang sering mengganggu anda. Diharapkan artikel ini dapat memberikan anda pengetahuan jelas didalam kehidupan sehari-hari. Sekian dan terima kasih banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *